Nifaq - 29 September 2009 - Blog - kpmjb official website
Saturday
2016-12-03
9:58 AM
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Search
Calendar
«  September 2009  »
SuMoTuWeThFrSa
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930
Entries archive
Site friends
  • Create your own site
  • My site
    Main » 2009 » September » 29 » Nifaq
    3:26 AM
    Nifaq

    Secara garis besar nifaq ini memiliki arti menampakkan kebaikan dan menyembunyikan keburukan[1]. Nifaq itu bermacam macam , namun klo kitu kerucutkan lagi maka akan terbagi kedalam 2 macam, yaitu Nifaq I’tikadi dan Nifaq Amali.

    Adapun klo kita lihat dari segi hokum, maka disana terdapat perbedaan jelas sekali dalam menetapkan status hokum diantara keduanya, adapun nifaq I’tikadi maka hukumnya sangat jelas yaitu menyebabkan orangnya kekal didalam neraka, dan dikeluarkannya dari agama. Hal ini sangatlah sejalan dengan wahyu Allah swt didalam Al-quran.

    Allah swt berfirman :

    (Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: "Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah." Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta. Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.)[2]

     

    Supaya kita mengetahui akan hakikat nifaq I’tikad ini maka marilah kita kembali kepada 1400 tahun yang lalu tepatnya pada zaman nabi Muhammad saw. Hal ini telah dicontohkan oleh Abdullah bin Ubay bin Salul, dimana tatkala pada zaman Rosul, ia bersifat munafiq, yaitu menampakkan kebaikan-kebaikan didepan kaum muslimin, mengerjakan sholat , menunaikan zakat, melaksanakan haji, namun itu semua tidaklah berpengaruh terhadap amalannya karena didalam hatinya mengidap suatu penyakit pengingkaran akan kebenaran ajaran Nabi Muhammad saw. Sehingga dengan penyakit ini timbulah suatu keinginan untuk melenyapkan agama islam didaratan jazirah arab setahap demi setahap.

     

    Adapun untuk hokum Nifaq Amali, maka tidaklah menjadikan orang yang mendapatkan gejala ini kekal didalam neraka dan tidak pula mengeluarkannya dari agama karena seorang muslim yang berkeyakinan kepada Allah swt dan Rosulnya yang tidak memiliki keraguan akan kebenaran agama islam terkadang terdapati penyakit ini. Kita dapat mengetahui tanda tanda penyakit ini dari sabda Nabi Muhammad saw :

    ( ada 4 tanda yang apabila kesemuanya itu terdapat pada seseorang maka dia merupakan seorang Munafiq, dan barang siapa yang hanya terdapat beberapa saja , maka itu merupakan bagian dari nifak sampai …… )

     

    Imam Nawawi ra menjelaskan akan kandungan hadist diatas didalam sarah shohih muslim :

    Telah berbeda pendapat diantara kalangan ulama didalam makna hadist diatas. Adapun kebanyakan ulama dan yang paling dipilih kesohihannya yaitu bahwa ciri cirri dari diatas merupakan tanda seseorang terjangkit wabah nifaq, dan orang yang terdapati cirri ini dapat dikatakan menyerupai munafiq. Karena nifaq itu sesungguhnya menampakan sesuatu yang berbeda dengan apa yang berada didalam hatinya.

     



    [1] Misbahul Munir fi Tahziibi Tafsir ibn Katsir,

    [2] Almunafiqun : 1-2

    Views: 2327 | Added by: fajar | Rating: 0.0/0
    Total comments: 0
    Name *:
    Email *:
    Code *: