Tuesday
2017-07-25
1:35 AM
Section categories
Analisa [3]
Arabiatuna [1]
Barakatak [2]
Cerpen [1]
Figura [2]
Lenyepaneun [1]
Lintas Budaya [4]
Paguyuban [10]
Resensi [4]
Salam Rumpaka [2]
Serial Kampus [3]
Sorotan Utama [1]
Keputrian [3]
Warta Kita [2]
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Search
Site friends
  • Create your own site
  • Main » Articles

    Total entries in catalog: 39
    Shown entries: 1-10
    Pages: 1 2 3 4 »

    Manggala dan Prospek Selenggarakan Sekolah Menulis

     

    Manggala, Cairo - Di tengah-tengah isu lesunya kegiatan tulis-menulis Masisir, sebagaiamana yang diberitakan di berbagai buletin Masisir, Manggala KPMJB bekerjasama dengan Prospek Fosgama selenggarakan Sekolah Menulis Prosma dengan tema "Mari Menulis" pada hari Jum'at (23/10).


    Salam Rumpaka | Views: 893 | Added by: fajar | Date: 2010-02-23 | Comments (4)


    Sebagaimana telah kita pahami bersama, penggunaan Java-

    Script sangat bergantung pada browser. Untuk browser -

    browser yang tidak mendukung JavaScript, statement 

    Paguyuban | Views: 3814 | Added by: fajar | Date: 2010-02-23 | Comments (1)


    Muhammad bin 'Ali bin Wahb bin Muthi' bin Abi Tha'at Al-Qusyairi Abul Fath Taqiyyuddin atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ibnu Daqiq Al-’Id adalah seorang ulama yang terlahir dari orangtua yang mulia. Ayahnya adalah seorang ulama pada masanya, sedangkan sang ibu putri dari Syaikh Al-Muftarih. Ibnu Daqiq Al-'Id lahir bertepatan dengan perjalanan orangtuanya menuju Hijaz Syarif (Mekah); tepatnya pada hari Sabtu, 15 Sya'ban 625 H di dekat daerah pantai Yanbu'.

     

    Sebagaimana kita ketahui, doa orangtua termasuk mustajâb. Begitupun Al-Hâfizh Ibnu Daqiq Al-'Id, ia mendapatkan berkah dari doa yang pernah dibisikkan ayahnya saat thawâf di samping Ka'bah. Sambil menggendong Muhammad kecil di tangannya, sang ayah melakukan thawâf. Di sela-sela thawâf itu, bibirnya melantunkan harapan kepada Allah agar menjadikan anaknya sebagai orang ’alim lagi mengamalkan ilmunya.

    Figura | Views: 7097 | Added by: fajar | Date: 2010-02-23 | Comments (2)

    Aktivitas akademik masisir kembali menggeliat secara masif, kampus coklat Al-Azhar mulai jejal dipenuhi mahasiswa-mahasiswi untuk menghadiri muhâdharah, menyimak pelajaran langsung dari sumbernya atau sekadar berdiri berjam-jam berpeluh jenuh dan keringat untuk kepentingan ijraât. Seiring dengan mendekatnya waktu ujian, rivalitas antara kegiatan kampus (kuliah-red) dengan kegiatan organisasi yang dulu kerap bersinggungan kini mulai dibenahi, disesuikan dengan jadwal kampus sebagai dukungan moril dan stimulan agar masisir fokus kuliah. Lantas bagaimana dinamika masisir, terkhusus warga KPMJB, dalam menyambut tugas "premier-nya tahun ini? Simak laporan Manggala dalam Sorotan Utama berikut.

    Serial Kampus | Views: 828 | Added by: fajar | Date: 2010-02-23 | Comments (4)

    Oleh: Rahman Alfajri

     

    6000-7000 karakter

    Sekali lagi aku telusuri jalan selatan, jalanan kota yang dipenuhi puing-puing akibat perang. Antartika yang masih berdarah. Kebekuan yang menikam. Manusia telah begitu buas sehingga harus saling membunuh karena idiologi-idiologi yang berbeda atau sekadar untuk mempertahankan eksistensi kelompoknya. Lebih ironis lagi, dua per tiga manusia di muka bumi setiap detik berperang melawan jiwanya yang kalut, gundah, risau dan cemas. Teknologi digital yang diyakini akan dapat menyelesaikan problematika dan memudahkan hidup manusia sama sekali tidak dapat memberikan kepuasan batin. Kami terus dibayang-bayangi ketakutan dan kengerian-kengerian sejarah.

    Lintas Budaya | Views: 827 | Added by: fajar | Date: 2010-02-23 | Comments (4)

    Al-Mar’atu baina Haqaiqul Islam wa abtahilil Gharab

    Pengarang                   : DR. Yahya Hasyim Hasan Fargol

    Penerbit                       : Dar el-Bayan Lil el-Nasyr, Kairo

    Copy Right                 : Diterbitkan tahun 1999 M. Hak penerbitan ada di tangan 

                                          pengarang

    Jumlah Halaman          : Terdiri dari 123 hal, terhitung dari awal hingga akhir penulisan

     

    Resentator                   : Irsan Asari

     

    Wanita laksana tiangnya negara, tanpa tiang coba Anda bayangkan, Kalau semua maju ke garis depan tentunya lemah di garis belakang, kalau wanita juga sibuk bekerja- rumah tangga kehilangan ratunya, kalau wanita juga sibuk bekerja, Anak-anak kehilangan pembina. Bukan salah remaja kalau mereka binal, bukan salah mereka kalau tidak bermoral, bukan hanya makanan, bukan hanya pakaian, yang lebih dibutuhkan cinta dan kasih sayang. Berikut adalah petikan sebuah syair dimana wanita memiliki peran penting baik dalam Agama, negara maupun keluarga.

    Resensi | Views: 811 | Added by: fajar | Date: 2010-02-23 | Comments (110)

    KPMJB adalah sebuah komunitas yang sangat unik dan menarik untuk diperhatikan. Komunitas yang dinamis, mempunyai SDM yang luar biasa dan diperhitungkan di tataran Masisir, baik secara individu ataupun secara lembaga. Warganya cukup kompleks dalam cara pandang dan kecenderungannya, dalam berbaur dan berinteraksinya, walaupun kalau dibandingkan dengan daerah-daerah lain ternyata ada yang lebih heterogen dari pada yang ada di KPMJB. Belum lagi dengan background masing-masing anggota yang sangat plural, mulai dari almamater, afiliatif, daerah asal, kelompok kajian dll.    

    Paguyuban | Views: 695 | Added by: fajar | Date: 2010-02-23 | Comments (76)

    *Khaled*

    Pada mulanya Keluarga Paguyuban Masyarakat Jawa Barat (KPMJB) terwujud atas dasar rasa kebersamaan selaku orang Jawa Barat, sekaligus sebagai refleksi keakraban serta kekompakan dalam meraih kesuksesan yang dicita-citakan bersama. KPMJB didirikan di Kairo pada tanggal 10 November 1977. Para founding father KPMJB kala itu adalah A. Dudung Halim, MA dari Tasikmalaya, Endang Yusuf, Lc dari Garut, Sulaeman, Lc dari Tanggerang, dan Abu Bakar, Lc dari Gorontalo.

    Paguyuban | Views: 26705 | Added by: fajar | Date: 2010-02-23 | Comments (3)

    Mengapa manusia bisa menghitung hari, bulan dan tahun dengan tepat? Semua itu karena keteraturan rotasi bumi pada porosnya, evolusi bulan terhadap bumi dan

    revolusi bumi terhadap matahari. Itulah keteraturan jagad raya yang tunduk pada ketetapan Allah SwtBegitupun seluruh unsur alam semesta lainnya; mulai dari planet, meteor, bintang, hingga gerakan-gerakan terkecil, seperti: molekul dan atom. Semuanya bergerak periodik.

    Paguyuban | Views: 3835 | Added by: fajar | Date: 2010-02-23 | Comments (1)

    Oleh: Hani Fauziah al-Farouqy*

     

    Suatu saat seorang lelaki anshâr mengalami luka di bagian lambung. Seseorang menyuruhnya pergi menemui Asy-Syifa binti Abdullah, yang dapat mengobati penyakit. Maka, ia pun pergi menemui Asy-Syifa untuk mengobati penyakit lambungnya. Tetapi Asy-Syifa berkata, "Demi Allah, aku tidak pernah mengobati penyakit seperti ini semenjak aku masuk Islam."

    Keputrian | Views: 4202 | Added by: fajar | Date: 2010-02-23 | Comments (1)